Tiga Kantung Beras Dari Ibu

Jangan Meremehkan Apapun

Suara yang Paling Indah

Tiga Kantung Beras Dari Ibu

13707639_10154432693857033_5229497032778003591_nKisah ini adalah kisah nyata sebuah keluarga yang sangat miskin, yang memiliki seorang anak laki-laki. Ayahnya sudah meninggal dunia, tinggalah ibu dan anak laki-lakinya untuk saling menopang. Ibunya bersusah payah seorang membesarkan anaknya, saat itu kampung tersebut belum memiliki listrik. Saat membaca buku, sang anak tersebut diterangi sinar lampu minyak, sedangkan ibunya dengan penuh kasih menjahitkan baju untuk sang anak. Memasuki usia baya, sang anak memasuki sekolah menengah atas. Tetapi justru saat itulah ibunya menderita penyakit rematik yang parah sehingga tidak bisa lagi bekerja di sawah. Saat itu setiap bulannya murid - murid diharuskan membawa tiga puluh kg beras untuk dibawa ke kantin sekolah. Sang anak mengerti bahwa ib

Blog title

Awesome blog description

Review posts

    • Kisah ini adalah kisah nyata sebuah keluarga yang sangat miskin, yang memiliki seorang anak laki-laki. Ayahnya sudah meninggal dunia, tinggalah ibu dan anak laki-lakinya untuk saling menopang. Ibunya bersusah payah seorang membesarkan ...

      Tiga Kantung Beras Dari Ibu

      July 20, 2016
    • Suatu ketika saya membutuhkan karet gelang. Satu saja. Karena sampo yang akan saya bawa, penutupnya sudah dol. Harus dibungkus dengan plastik lalu diikat dengan karet gelang. Kalau tidak bisa berabe. Isinya bisa tumpah ruah mengotori seisi tas. ...

      Jangan Meremehkan Apapun

      July 20, 2016
    • Seorang tua yang tidak berpendidikan tengah mengunjungi sebuah kota besar untuk pertama kali dalam hidupnya. Dia dibesarkan di sebuah dusun di pegunungan yang terpencil, bekerja keras membesarkan anak-anaknya, dan kini sedang menikmati kunjungan ...

      Suara yang Paling Indah

      July 20, 2016

Follow us

Written in accordance with WordPress code standards, the theme has a high loading speed and ensures the security of your website.
Go Top
Skip to toolbar